Popular Post

Posted by : Zero Kun 31 Jan 2015

Tugas Awal Praktikum 1


Soal !
1.      Apa yang dimaksud dengan tanah utuh dan tanah tak utuh ?
2.      Jelaskan tujuan pengambilan sampel tanah utuh dan sampel  tak utuh !
3.      Jelaskan cara kerja pengambilan sampel tanah utuh dan tak utuh !
4.      Apa tujuan dari penetapan kadar air tanah pada sampel tanah tak utuh ?
5.      Tuliskan prosedur kerja penetapan kadar air tanah !

Jawaban !
1.      a.) Tanah utuh atau tanah tak terganggu (undisturbed soil sample) adalah tanah yang terletak dibawah permukaan tanah yang memiliki struktur berbeda dari tanah tak utuh (terganggu) karena tanah tersebut masih belum terganggu oleh faktor luar.
b.) Tanah tak utuh atau terganggu (disturbed soil sample) merupakan tanah  yang memiliki distribusi ukuran partikel  sama  dengan  seperti  di  tempat  asalnya,  tetapi  strukturnya  telah cukup rusak atau hancur seluruhnya.

2.      a.) Pengambilan sampel tanah utuh (undisturbed soil sample) diperlukan untuk berbagai analisa sifat fisik tanah seperti penentuan bobot isi tanah     (bul density), ruang pori total (porositas) tanah, permeabilitas, penentian pH, penentuan distribusi pori, kandungan atau kadar air yang tersedia bagi tanaman dll.
b.) Pengambilan tanah tak utuh atau tanah terganggu (disturbed soil) untuk kepentingan analisa kimia dan kestabilan agregat (agregat stability).

3.      a.) Langkah pengambilan sampel tanah utuh (undisturbed soil sample) :
·         Pertama-tama permukaan tanah dibersihkan dari rerumputan dan sampah.
·         Letakkan ring sampel yang lebih besar dengan bagian runcing diposisi bawah diatas tanah tadi, kemudian letakkan papan kayu diatas permukaan ring sampel.
·         Pukul ring papan kayu tersebut sampai ring sampel tertanam secara keseluruhan dalam tanah. Usahakan agar saat memukul ring tersebut tidak bergerak gerah karena dapat menyebabkan tanahnya terganggu.
·         Letakkan ring sampel yang lebih kecil tepat diatas ring sampel yang lebih besar kepudian letakkan papan tadi diatas ring tersebut.
·         Pukul lagi hingga ring yang lebih kecil tertanam seutuhnya didalam tanah. Usakan agar ketika pemukulan ring tersebut tidak banyak bergerak.
·         Pakailah sekop kemudian tusukkan ke tanah kira – kira 10cm dari posisi ring diusahakan tusukan sekop tersebut lebih dalam dari ring yang tertanam pertama.
·         Angkatlah pelan – pelan sekop tersebut dan satu orang teman kita menakan ring sampel dengan tangan agar tidak bergerak saat kita mengangkat keluar ke dua ring tersebut.
·         Irislah dengan menggunakan pemotong bagian bawah ring sampel yang besar secara pelan pelan, diusahakan agar tak hancur. Kemudian iris tanah yang mengubungkan ring sampel yang besar dan yang kecil dengan pemotong secara pelan pelan.
·         Bungkus tanah utuh pada ring sampel yang besar dengan pelastik  secara rapi lalu ikat dengan tali karet agar tanah tak hancur.

b.) Langkah pengambilan sampel tanah tak utuh (disturbed soil sample) :
·         Setelah kita mengambil sampel tanah utuh, pertama – tama kita membersihkan permukaan yang berada disebelah tempat kita mengambil tanah utuh.
·         Kemudian tanah digali dengan menggunakan sekop kurang lebih sedalam 20cm.
·         Masukkan tanah tersebut ke kantung pelastik kurang lebih sebanyak 1Kg.

4.      Yaitu karena dalam air tanah terlarut unsur hara yang masuk bersama-sama air melalui akar ke tanaman. Dengan mengetahui kadar air tanah dapat diketahui berapa jumlah air yang tersedia bagi tanaman.

5.      Cara kerja :
a.)    Letakkan sampel tanah tak utuh dari lapang ke dalam cawan aluminium atau petridish
b.)    Timbanglah sampel tanah beserta wadahnya dengan menggunakan neraca analitik dengan ketelitian 3 – 4 desimal sehingga didapatkan berat taanah basah + berat cawan (Btb + Bcw).
c.)    Masukkan sampel tanah beserta wadahnya kedalam oven dengan suhu 105oCselama 24 jam kemudian dikeluarkan dan masukkan kedalam eksikator.
d.)   Timbanglah sampel tanah yang telah dioven sehingga didapatkan nilai berat tanah kering oven + cawan (Btko + Bcw).
e.)    Keluarkanlah sampel tanah dari cawan dan timbanglah berat cawan setelah bersih dari tanah sehingga didapatkan nilai berat cawan (Bcw).
f.)     Masukkan nilai – nilai yang diperoleh kedalam rumus untuk menentukan kadar air tanah (%).

{ 1 comments... read them below or add one }

  1. Tremendous things here. I'm very satisfied to look your post.

    Thanks a lot and I'm taking a look ahead to touch you.
    Will you please drop me a e-mail?

    BalasHapus

- Copyright © ZeroMaru ZeOS Sprada - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by ZeroMaru ZeOS Sprada -